Laman

Senin, 06 September 2010

kesehatan

CACING : PARASIT YANG UMUM HIDUP DALAM TUBUH MANUSIA

Parasit adalah tumbuhan atau binatang yang hidup pada
tubuh, dimana mereka
merampas makanan yang kita perlukan. Ayng tentunya
dapat menghambat pertumbuhan
bagi anak-anak. Parasit yang sering dijumpai ialah:
cacing gelang, cacing
cambuk, cacing tambang dan cacing keremi. Penelitian
Departemen Kesehatan RI
menunjukkan lebih dari 80% penduduk Indonesia
cacingan.

Gejala-gejala cacingan antara lain:

1. Perut buncit
2. Gatal-gatal sekitar anus
3. Muntah ada cacing
4. Cacing dalam kotoran
5. Anemia atau kurang darah
6. Penyumbatan usus

Cacing biasanya berkembang lebih cepat pada
daerah-daerah dimana kebersihan
masih diabaikan. Terutama bila seseorang buang air
besar sembarangan tidak pada
jamban. Sehingga telur cacing pada kotoran manusia
masuk ke dalam mulut orang
lain.

CACING GELANG: (Ascaris lumbricoides)
Warna : Merah muda atau putih
Besarnya : 20 - 30 cm
Hidup di : Usus kecil

Cara Penularannya:
1. Telur cacing masuk melalui mulut
2. Menetas di usus kecil menjadi larva
3. Larva dibawa oleh aliran darah ke paru-paru melalui hati
4. Bila larva ini sampai ke tenggorokan dan tertelan,
mereka masuk ke dalam
usus kecil dan menjadi dewasa di sana
Cacing gelang dapat mengisap 0,14 gr karbohidrat
setiap hari

CACING CAMBUK: (Tricuris Trichiura)
Warna : Merah muda atau abu-abu
Besarnya : 3 - 5 cm
Hidup di : Usus besar

Cara Penularannya:
1. Telur cacing tertelan bersama dengan air atau makanan
2. Menetas di usus kecil dan tinggal di usus besar
3. Telur cacing keluar melalui kotoran dan jika telurini tertelan, terulanglah siklus ini

CACING TAMBANG: (Ancylostomiasis)
Warna : Merah
Besarnya : 8 - 13 mm
Hidup di : Usus kecil

Cara Penularannya:
1. Larva menembus kulit kaki
2. Melalui saluran darah larva dibawa ke paru-paru yang menyebabkan batuk
3. Larva yang ditelan menjadi dewasa pada usus kecil dimana mereka menancapkan
dirinya untuk mengisap darah

Cacing tambang merupakan infeksi cacing yang paling
merugikan kesehatan
anak-anak. Infeksi cacing tambang dapat menyebabkan
anemia (kurang darah).
Cacing tambang dapat mengisap darah 10 - 12 mililiter
setiap hari.

CACING KEREMI: (Enterobius Vermicularis)
Warna : Putih
Besarnya : 1 cm
Hidup di : Usus besar

Cara Penularannya:
1. Cacing betina bertelur pada malam hari di anus
2. Anus menjadi gatal, garukan pada anus membawa telur cacing ini menyebar.
Melalui kontak dengan tempat tidur, bantal, sprei, pakaian, telur cacing keremi dibawa ke tempat lain.
3. Jika telur-telur ini termakan, terunglah siklus ini.

Cacing keremi mudah sekali menular dan jika seorang terkena, seluruh keluarga
perlu diobati. Pada saat pengobatan, sprei, sarung bantal dan pakaian yang dipakai perlu dicuci.

CACING DAPAT DICEGAH DENGAN:

1. Cuci tangan dengan sabun sebelum masak, sebelum makan dan sesudah buang air besar.
2. Gunakan WC jika buang air besar.
3. Gunakan sandal atau sepatu, hindarkan kaki telanjang.
4. Jangan makan daging atau ikan mentah atau setengah masak.
5. Gunakan air yang sudah dimasak untuk minum dan menyikat gigi.
6. Hindari kebiasaan memasukkan tangan dalam mulut.

Pengobatan sekali 6 bulan sangat dianjurkan apalagibagi anak-anak atau paling
sedikit setahun sekali. Dokter Anda akan memberikanobat yang cocok untuk
kebutuhan Anda.

Cacing yang hidup dalam tubuh seseorang sangatmerugikan karena mereka
mengurangi gizi yang dibutuhkan tubuh, daya tahan terhadap penyakit lain berkurang,
dan bukan saja cacing menteap di usus, mereka dapat berpindah ke organ lain dalam tubuh. Menjaga kebersihan lingkungan
dan perorangan akan banyak artinya dalam mengatasi masalah cacing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar